Base Jam
Base Jam adalah grup musik yang namanya melekat kuat di ingatan para pecinta musik Indonesia era 1990-an, terutama lewat hits legendaris seperti "Bukan Pujangga".
Perjalanan karier mereka diwarnai dengan berbagai tantangan dan dinamika pergantian personel.
Cikal bakal Base Jam berawal dari acara peringatan kemerdekaan RI di kantor Jasa Marga, bulan Juli 1993.
Saat itu, kakak beradik Aris (gitar) dan Sita (bass), beserta sepupu mereka Enya (gitar) dan Sigit (vokal) , yang merupakan anak-anak karyawan dari Jasa Marga ditawari untuk tampil di acara tersebut.
Mereka tampil pertama kali pada November 1993 di acara Departemen Pekerjaan Umum dengan nama JM's KIDS (Anak-Anak Jasa Marga).
Untuk memperkuat formasi, mereka kemudian mengajak Anya (keyboard), BS (drum), Adon (vokal), dan Arif (vokal latar).
Sayangnya, pada pertengahan 1994, Enya dan Arif memutuskan mengundurkan diri.
Posisi gitar yang ditinggalkan Arif kemudian diisi oleh adik kandungnya, Adnil Farsal.
Formasi baru inilah yang justru membawa prestasi.
Mereka berhasil menjadi Juara Umum Band di sebuah kompetisi musik dan mulai sering mengisi acara di sekolah, kampus, kafe, hingga acara radio.
Asal Usul Nama Base Jam
Nama Base Jam resmi dipakai pada tanggal 15 Januari 1994. Kata "Base" diambil dari inisial nama kedelapan personelnya, sementara "Jam" bisa berarti Jasa Marga atau juga jam session.
Nama ini terbukti membawa berkah karena di tahun yang sama mereka meraih predikat sebagai bakat terbaik (best talent) dalam sebuah ajang yang diselenggarakan oleh radio Prambors.
Kesuksesan Awal Bersama Musica Studios
Seperti band pada umumnya, para personel Base Jam mulai menciptakan lagu sendiri.
Ayah Sita yang mengenal musisi senior Harry Sabar, mengantarkan mereka untuk "belajar" darinya.
Dengan bimbingan Harry Sabar, mereka berhasil menciptakan empat lagu dan merekamnya dalam bentuk demo.
Pada tahun 1995, PT Musica Studio's tertarik dan menawarkan kontrak untuk empat album.
Album perdana mereka, "Bermimpi", sukses dirilis pada pertengahan 1996 dan langsung melambungkan nama Base Jam sebagai pendatang baru paling sukses tahun itu.
Kesuksesan berlanjut dengan album kedua "2" (1997) dan album ketiga "Ti3a" (1998).
Dari album "Ti3a" inilah lahir lagu "Bukan Pujangga" yang meraih berbagai penghargaan, termasuk Lagu Terbaik di AMI Awards 1999 dan Video Klip Favorit versi Video Musik Indonesia (Februari 1999).
Base Jam juga terpilih sebagai Most Wanted Band ANTV dan meraih MTV Video Music Award 1999 .
Krisis Personel dan Album Kolaborasi
Pada tahun 1999, setelah merilis album "Ti3a", Base Jam diguncang masalah krisis personel.
Adnil Farsal (gitar) dan Intan "Anya" Putri Werdiniadi (keyboard) memutuskan mundur karena masalah ketidakcocokan dengan sistem manajemen.
Meski kehilangan dua personel, Base Jam tetap berkarya dan merilis album keempat, "Sinergi Base Jam Emp4t" (2000).
Album ini unik karena menghadirkan kolaborasi dengan musisi lain, salah satunya penyanyi rap Iwa K.
Kekosongan posisi gitaris sementara diisi oleh additional player, sebelum akhirnya diangkat menjadi personel tetap, yaitu Christopher "Coki" Bollemeyer, seorang gitaris lulusan Guitar Institute of Technology, Hollywood.
Coki mulai bergabung sebagai additional player di album "Sinergi Base Jam Emp4t" (2000) dan menjadi personel tetap di album kelima, "Dari Hati" (2001).
Era Album Kompilasi dan Dua Sisi
Setelah album kelima, Base Jam merilis album kompilasi "The Best of Base Jam" (2002) yang memuat lagu-lagu terbaik mereka, plus dua lagu baru, "Denganmu Tanpamu" dan "Hujan Tanpa Awan".
Sayangnya, Coki hanya bertahan satu album dan memutuskan hengkang pada tahun 2002 untuk bergabung dengan Netral.
Posisi gitaris kemudian diisi kembali oleh Adnil Farsal.
Di tengah situasi tersebut, Bambang "BS" Sutanto (drummer) juga memutuskan keluar pada tahun 2002 untuk fokus di bidang desain grafis dan kuliner.
Posisi drummer digantikan oleh Wally (mantan drummer Jun Fan Gung Foo), sementara posisi gitaris kedua diisi oleh Oni Fathoni.
Dengan formasi baru, Base Jam meluncurkan album keenam, "Dua Sisi" (2003/2004).
Album ini menjadi penanda akhir dari sebuah era, karena setelah merilisnya, Base Jam memasuki masa vakum yang cukup panjang dan Sigit Wardana memutuskan keluar untuk membentuk band baru, NuFa (November 2006), dan bersolo karier.
Masa Vakum dan Kembalinya Sigit
Masa vakum terjadi karena kebuntuan kreativitas, kontrak dengan label berakhir, dan para personel sibuk dengan kegiatan masing-masing, seperti bekerja kantoran atau sekolah di luar negeri.
Sigit sendiri mulai berkarier di dunia akting dengan membintangi beberapa FTV dan sinetron.
Di saat Sigit mulai serius dengan band barunya dan sudah mendapatkan kontrak rekaman, Base Jam justru mengajaknya untuk kembali.
Namun, karena merasa tidak enak hati dengan rekan-rekan di band barunya, Sigit saat itu memilih untuk mundur dari Base Jam.
Base Jam kembali tanpa Sigit
Setelah Sigit mundur dari Base Jam, posisi vokalis kosong, dan sempat diisi oleh Alvin (finalis AFI) di era "The New Base Jam" (2010).
Takdir berkata lain, band baru Sigit kemudian bubar..
Ia pun kembali menjalin komunikasi dengan personel Base Jam lainnya.
Yang mengejutkan, tawaran untuk kembali bergabung dengan Base Jam datang di saat yang sama ketika vokalis lainnya, Adon Saptowo, memutuskan keluar dari band karena alasan pribadi.
Sejak tahun 2019, Sigit resmi kembali menjadi vokalis Base Jam.
Bersama formasi ini, Base Jam kembali aktif merilis single-single baru seperti "Jalan Kita Berbeda" (2019), "Manisnya Hidup" (2020), dan "Salah Suka" (2021).
Mereka pun fokus untuk merilis versi live dari lagu-lagu lama sebelum akhirnya kembali menciptakan lagu baru [citation:7].
Diskografi dan Personel
Mantan Personel Awal:
- Adon Saptowo – Vokalis
- Sigit Wardana – Vokalis
- Ardi "Aris" Isnandar – Gitaris
- Adnil Faisal – Gitaris
- Bambang "BS" Sutanto – Drummer
- Intan "Anya" Putri Werdiniadi – Keyboardis
- Ardhini "Sita" Citrasari – Bassis
Personel Baru yang Sempat Bergabung:
- Christopher "Coki" Bollemeyer – Gitaris (2000-2002) [citation:5]
- Oni Fathoni – Gitaris [citation:1]
- Wally – Drummer (eks Jun Fan Gung Foo) [citation:1]
- Alvin Kurniawan – Vokalis (era The New Base Jam, 2010) [citation:1]
Album Studio:
- Bermimpi (1996) [citation:2]
- 2 (1997) [citation:1]
- Ti3a (1998) [citation:1]
- Sinergi Base Jam Emp4t (2000) [citation:1]
- Dari Hati (2001) [citation:1]
- Dua Sisi (2003/2004) [citation:1]
Album Kompilasi:
- The Best of Base Jam (2002) [citation:1]
- Base Jam Reunion 21 Tahun (2015) [citation:1]
Single Terkini (bersama Sigit):
- "Jalan Kita Berbeda" (2019) [citation:6]
- "Manisnya Hidup" (2020) [citation:6]
- "Salah Suka" (2021) [citation:6]
- "Cinta Tak Berubah" (2023) [citation:6]
Posting Komentar untuk "Base Jam"