Album Generasi Biru - Slank
Album keempat Slank↗ , "Generasi Biru", menjadi titik balik bersejarah dalam perjalanan grup band ini.
Setelah berpisah dengan produser Boedi Soesatio, Slank mengambil langkah reformasi penting dengan menjadi band indie.
Album ini diproduksi sendiri oleh Slank di bawah label PISS Records (naungan Pulau Biru Production) dan didistribusikan oleh PT. Virgo Ramayana Record.
Proses rekaman dilakukan di tiga lokasi berbeda: Potlot 14, Puncak, dan Cibubur.
Keyboardis Indra Q berperan sebagai sound engineer yang bertugas menggabungkan dan menyempurnakan rekaman dari seluruh lokasi tersebut.
Sementara itu, desain cover serta logo Slank baru dikerjakan oleh Dimas DJayadiningrat, Cole & Bonky.
Album ini dirilis dalam format kaset dan CD pada 15 November 1994 dan melahirkan hits seperti "Kamu Harus Pulang" dan "Terbunuh Sepi".
Pencapaiannya sangat gemilang: album ini meraih Penghargaan Double Platinum dalam BASF Awards untuk kategori penjualan album rock terlaris tahun 1994-1995.
Selain itu, video klip "Kamu Harus Pulang" yang disutradarai Gusti Hermansyah (Djerit Sinema) juga mendapatkan dua penghargaan:
-Video Klip Favorit dari VMI (Video Musik Indonesia) tahun 1994-1995.
-Video Klip Terbaik Sepanjang Tahun 1995/1996.
Intro Lagu "Generasi Biru"
Ada beberapa momen unik dan spontan yang terekam dalam album ini:
Salah satunya intro pada lagu "Generasi Biru".
Di awal lagu "Generasi Biru", terdengar suara seperti marah-marah.
Suara itu dari gitaris Pay Burman yang berteriak, "Woy, matiin! Gue mau rekaman!".
Teriakan ini terjadi saat proses rekaman di villa seorang teman di Puncak.
Saat Indra sedang menyiapkan peralatan, personel lain memutar lagu Aerosmith dengan keras melalui perangkat pemutar audio.
Lantas suara itu tertangkap mikrofon drum dan direkam secara tidak sengaja.
Atas permintaan Indra, Pay membentak untuk meminta musik dimatikan.
Suara bentakan itu kemudian justru dijadikan intro pembuka album yang kreatif dan penuh cerita.
Rekaman Vokal "Terbunuh Sepi"
Vokalis Kaka melakukan take vokal untuk lagu "Terbunuh Sepi" di tengah lapangan pada pukul 2 pagi.
Proses itu menciptakan atmosfer dan momen yang tak terlupakan dalam proses rekaman.
Suara "Tung"
Pada lagu "Reaksi", diawali dengan suara salah satu personil.
Kalau menurut saya sih suara Bimbim sang drummer, dengan kata "Semua".
Dan setelah suara itu ada suara "Tung" dari salah satu personil lagi, kayanya sih Bongky atau siapa pun itu, keren.
Dengan segala keunikan proses kreatifnya, "Generasi Biru" bukan sekadar album, melainkan penanda dimulainya perjalanan Slank sebagai band indie yang mandiri dan penuh inovasi.
Generasi Biru
- Slank - Produser
- Piss Record - Produksi
- ProGram/Virgo Ramayana Records - Distributor
- Pulau Biru Production – manajemen, fans club
- Moelvallo – asisten engineer
- Teddy Riady – mic advisor
- Budi, Umar, Jeber, Jager, Mardi – crew
- Dimas Djay – art director, desain artwork, foto
- Andy Cole – desain
- Oppie Andaresta – vokal latar pada "Generasi Biru"
- Sara Wijayanto – vokal latar pada "Kamu Harus Pulang".
- Njet Barmansyah – vokal latar pada "Reaksi".
- Generasi Biru
- Serba Salah
- Kamu Harus Pulang
- Blues Males
- Nggak Perawan Lagi
- Hey Bung
- "....."
- Reaksi
- Feodalisme
- Birokrasi Complex
- Pisah Saja Dulu
- Terbunuh Sepi
Posting Komentar untuk "Album Generasi Biru - Slank "