Ahmad Band

Personil Ahmad Band (1998)
Personil Ahmad Band (1998) dari kiri: Bongky, Bimo, Pay,Andra, Dhani (depan)

"Ahmad Band" adalah sebuah grup musik rock supergrup Indonesia yang didirikan oleh Ahmad Dhani pada tahun 1998.

Meskipun awalnya direncanakan sebagai proyek solo, Ahmad Dhani memilih membentuk band ini untuk menghindari citra sebagai penyanyi solo.

Album pertama mereka, "Ideologi Sikap Otak", dirilis pada tahun 1998 dan terkenal melalui lagu-lagu hits seperti "Distorsi" dan "Aku Cinta Kau dan Dia".

Ahmad Band muncul pada tahun 1998, mengisi kekosongan setelah vakumnya Dewa 19, dan dapat dianggap sebagai proyek tambahan dari Ahmad Dhani.

Selain Ahmad Dhani sebagai vokalis utama, anggota band ini melibatkan gitaris Andra Ramadhan, serta Pay dan Bongky (keduanya dari Slank).

Bimo Sulaksono, drummer dari Netral, juga turut bergabung sebagai drummer.

Backing vokal disediakan oleh musisi lain seperti Bebi Romeo (yang bersama Ahmad Dhani menciptakan lagu "Aku Cinta Kau dan Dia"), Tere, Bagus "Netral", Once Mekel, Shanty, Fika, dan Maia Estianty [citation:8].

Ideologi Sikap Otak

Album tunggal Ahmad Band, yang diberi judul "Ideologi Sikap Otak" atau ISO, diluncurkan pada tahun 1998.

Album ini berisi 11 lagu yang sebagian besar diciptakan oleh Ahmad Dhani, dengan satu lagu ("Aku Cinta Kau dan Dia") diciptakan bersama Bebi Romeo.

Beberapa lagu dalam album ini mengandung kritik sosial dan pesan kemanusiaan, mencerminkan situasi sosial Indonesia pada saat reformasi.

Sepertinya Dhani benar-benar bermaksud mengejutkan para penggemar Dewa 19.

Pertama, ia secara resmi mengumumkan bahwa Dewa 19 akan vakum dari pertunjukan untuk jangka waktu yang belum ditentukan.

Dan kedua, untuk pertunjukan dan dalam proses pembuatan album Ahmad Band, Dhani secara resmi merekrut dua mantan anggota Slank, yaitu Pay (gitar) dan Bongky (bass).

Selain menjadi penyanyi dan pemain keyboard, Ahmad Dhani juga mengambil peran sebagai gitaris rhythm.

Andra Ramadhan, yang sebelumnya merupakan gitaris Dewa 19, memberikan sentuhan yang kuat pada beberapa lagu dengan gaya bermainnya yang semakin eksploratif.

Untuk memastikan bahwa proyek Ahmad Band memiliki karakteristik yang benar-benar berbeda dari Dewa 19, Dhani memilih Bimo Sulaksono, drummer eks-Netral, sebagai drummer.

Desain sampul album 'Ideologi Sikap Otak' terinspirasi oleh potret Soekarno, tokoh nasional Indonesia yang sangat dihormati oleh Ahmad Dhani.

Meraih popularitas utama pada tahun 1998, Ahmad Dhani merasa bahwa lagu-lagu Dewa 19 saat itu terlalu fokus pada tema cinta dan hubungan pasangan.

Pasca-Reformasi Indonesia di tahun yang sama, Dhani merasa perlu untuk mengekspresikan dirinya dalam ranah kehidupan umum dan politik, suatu minat yang telah lama dimilikinya.

Dalam suatu wawancara, Dhani menyatakan keinginannya untuk menciptakan lagu kritik sosial dengan kualitas musik yang tinggi.

Berbeda dengan pendekatan penulisan lagu menggunakan keyboard sebagai instrumen utama di Dewa 19, Ahmad Dhani menciptakan lagu-lagu Ahmad Band dengan gitar, yang menghasilkan progresi akord yang berbeda.

Album mereka, "Ideologi Sikap Otak", satu-satunya album Ahmad Band hingga kini, yang terkenal melalui lagu-lagu seperti "Distorsi" dan "Aku Cinta Kau dan Dia".

Meskipun album ini kini tidak lagi tersedia dalam format fisik, proyek Ahmad Band hanya mencapai kesuksesan yang cukup terbatas jika dibandingkan dengan penjualan album Dewa yang mencapai jutaan kopi.

Reuni Ahmad Band Setelah Vakum

Setelah tahun 1999, grup band ini tetap tidak aktif, sementara Ahmad Dhani dan Andra mengalami kesuksesan yang lebih besar dengan formasi baru Dewa 19.

Terlebih lagi setelah merekrut Once sebagai vokalis baru dan Tyo Nugros ke Dewa 19.

Mereka merilis album "Bintang Lima" pada tahun 2000, "Cintailah Cinta" pada tahun 2002, "Laskar Cinta" pada tahun 2004, dan "Republik Cinta" pada tahun 2006.

Selain itu, Andra juga mencapai kesuksesan melalui proyek solonya "Andra and the Backbone" bersama Stevie Item.

Selama masa vakum Dewa 19, Ahmad Dhani tidak hanya membentuk kelompok lain seperti "TRIAD", "Mahadewa", dan "The Rock", tetapi juga menempatkan dirinya sebagai juri di Indonesian Idol dan X Factor Indonesia.

Semua ini menyebabkan Proyek Ahmad Band menjadi terpinggirkan.

Dhani mengumumkan pertemuan kembali Ahmad Band melalui unggahan di Instagram pada Januari 2021.

Namun, Dhani menambahkan tanda kutip pada "reuni" karena reuni tersebut hanya akan dihadiri oleh Dhani dan Andra sebagai anggota asli.

Anggota lain yang turut hadir termasuk musisi terkemuka seperti Thomas Ramdhan (dari Gigi), Yoyo Prasetyo (dari Padi), Stephan Santoso (dari Musikimia), dan Ikmal Tobing (dari TRIAD dan Mahadewa).

Personil Ahmad Band

Ahmad Dhani
:
Vokal Utama, Gitar, Keyboard (1998-Sekarang)
Andra Ramadhan
:
Gitar satu (1998-sekarang)
Thomas Ramdhan
:
Bass (1999-sekarang)
Yoyo Prasetyo
:
Drum (2021-sekarang)
Sthepan Santoso
:
Gitar 2 (2021-sekarang)

Mantan Personil

Pay Burman
:
Gitar (1998)
Bongky Marcel
:
Bass (1998)
Bimo Sulaksono
:
Drum (1998-1999)
Jaya Roxx
:
Gitar (1998-1999)
Tony Monot
:
Bass (1999)
Tyo Nugros
:
Drum (1999)

Mantan Personil Lainnya

  • Jaya Roxx – Gitar (1998-1999)
  • Tony Monot – Bass (1999)
  • Tyo Nugros – Drum (1999)

Musisi Pendukung

  • Bebi Romeo – Vokal latar pada "Dunia Lelaki" dan "Aku Cinta Kau dan Dia"
  • Once Mekel – Vokal latar pada "Bidadari di Kesunyian"
  • Bagus Netral – Vokal latar pada "Maklumat"
  • Tere – Vokal pada "Gairah Tak Biasa"
  • Maia Estianty – Vokal latar pada "Sudah"
  • Fika – Vokal pada "Bidadari di Kesunyian"
  • Didi – Bass pada "Impotent", "Interupsi", "Maklumat"
  • Hendri Lamiri – Biola pada "Sudah"

Album Studio

Personil Reuni Ahmad Band (2021-sekarang)

  • Ahmad Dhani – Vokalis, keyboard
  • Andra Ramadhan – Gitaris
  • Thomas Ramdhan – Bassis
  • Stephan Santoso – Gitaris
  • Yoyo Prasetyo – Drummer
  • Ikmal Tobing – Drummer (2022-sekarang)

Posting Komentar untuk "Ahmad Band "

Terima kasih sudah membaca!

Anda telah menyalin konten dari blog kami. Mohon cantumkan sumber jika ingin membagikannya: